Senin, 24 Januari 2011

Hentikan Segala Kekhwatiran

 
“Worry is like a rocking chair. It gives you something to do but doesn’t get you anywhere”.

Kekhawatiran itu seperti kursi goyang. Dia memberi kita kesibukan, tapi tidak membawa kita ke mana-mana!

Kekhawatiran seringkali dimiliki oleh banyak orang, seperti takut bisnisnya gagal, takut ditipu orang, takut merugi, takut tidak mendapat jodoh dan banyak ketakutan lainnya.

Memiliki kekhawatiran, bukan berarti itu tidak boleh sama sekali.
Namun, hendaknya seseorang mampu memberikan *porsi yang tepat* untuk hal ini. Harus dibedakan antara sikap hati-hati dan sikap takut. Sebab sikap takut tidak akan pernah menghasilkan apapun.

Bertahun-tahun kita khawatir, maka selama itu pula hasil yang kita harapkan menjadi jauh, bahkan seringkali tidak terwujud sama sekali.

“Apa yang kita pikirkan itu yang sedang terjadi, atau akan terjadi”.

Kekhawatiran hanya akan membuahkan sikap pasif, kaku, tidak bisa berkata apa-apa, bingung dan tidak bisa melakukan tindakan apapun!

Dengan kata lain, kekhawatiran hanya ‘membunuh’ kita, seperti kreativitas kita, tindakan-tindakan kita, dan bisa membuat kita menjadi seorang yang apatis. Dan ini berbahaya.

Perasaan *Khawatir*: Hanya ada dua kata untuk yang satu ini : HENTIKAN dan LUPAKAN!

Terlalu banyak orang yang tidak menghasilkan apa-apa akibat buah ketakutan yang berlebihan. Padahal, kalau mau kita menganalisa, tidak ada satu hal pun yang tanpa resiko dalam hidup ini. Bahkan, diamnya kita pun mempunyai resiko tersendiri.

Jika merasa khawatir, cobalah untuk memikirkan *solusi* terbaik yang dapat membantu menghilangkan kekhawatiran.

Ini jauh lebih baik daripada sekedar duduk di ‘rocking chair’ (kursi goyang) dan terus menggoyang-goyangka n kursi tanpa arah dan tujuan.

Lakukan sekuat tenaga untuk mengurangi kekhawatiran kita dengan mencoba untuk selalu berfikir dan melakukan hal yg positif.

Dengan demikian.. maka setiap hari, setiap saat, dan setiap tindakan kita akan menjadi lebih tenang dan nyaman! DAN pada saat kita merasa nyaman, tidak menutup kemungkinan akan semakin banyak ‘karya’ yang bisa kita hasilkan!
Read more "Hentikan Segala Kekhwatiran..."

What a Life We Live

Sebuah pesan indah dari George Carlin:

Paradoks dalam zaman di masa hidup kita adalah bahwa kita memiliki gedung-gedung yang lebih tinggi tetapi kesabaran yang pendek, jalan bebas hambatan yang lebih lebar tetapi sudut pandang yang lebih sempit.

Kita mengeluarkan uang lebih banyak, tetapi memiliki lebih sedikit;
kita membeli lebih banyak, tetapi menikmati lebih sedikit.

Kita memiliki rumah yang lebih besar dan keluarga yang lebih kecil,
lebih nyaman, tetapi waktu yang lebih sedikit.

Kita memiliki lebih banyak gelar, tetapi logika yang lebih sedikit;
lebih banyak pengetahuan, tetapi penilaian yang lebih sedikit;
lebih banyak ahli, tetapi lebih banyak masalah;
lebih banyak obat-obatan, tetapi kesehatan yang lebih sedikit.

Kita minum dan merokok terlalu banyak, meluangkan waktu dengan terlalu ceroboh, tertawa terlalu sedikit, menyetir terlalu cepat, marah terlalu besar, tidur terlalu larut, bangun terlalu lelah, membaca terlalu sedikit, menonton TV terlalu banyak, dan berdoa terlalu jarang.

Kita telah melipatgandakan barang milik kita, tetapi mengurangi nilai kita.

Kita terlalu banyak berbicara, terlalu jarang mencintai, dan terlalu sering membenci.

Kita telah belajar bagaimana mencari uang, tetapi bukan kehidupan.

Kita telah menambah tahun-tahun dalam hidup kita, tetapi bukan kehidupan dalam tahun-tahun tersebut.

Kita telah mencapai bulan, tetapi memiliki masalah dalam menyeberang jalan dan menemui tetangga baru.

Kita telah mengalahkan luar angkasa, tetapi bukan dalam diri kita.

Kita telah melakukan hal-hal besar, tetapi bukan hal-hal yang lebih baik.

Kita telah membersihkan udara, tetapi mengotori sang jiwa.

Kita telah mengalahkan atom, tetapi bukan rasa diskriminasi.

Kita menulis lebih banyak, tetapi mempelajari lebih sedikit.
Kita berencana lebih banyak, tetapi mencapai lebih sedikit.

Kita telah belajar untuk terburu-buru, tetapi bukan menunggu.
Kita membuat lebih banyak komputer untuk menampung lebih banyak informasi, menghasilkan fotocopy yang lebih banyak, tetapi kita berkomunikasi semakin lebih sedikit.

Ini adalah zaman…
Dimana makanan siap saji dan pencernaan yang lambat,
orang besar dengan karakter yang kecil,
keuntungan yang tinggi dan hubungan yang renggang.
Dimana ada dua penghasilan tetapi lebih banyak perceraian,
rumah yang lebih mewah tetapi keluarga yang berantakan.
Dimana perjalanan dibuat singkat, popok sekali pakai buang, moralitas yang mudah dibuang, hubungan satu malam, berat badan berlebihan, dan pil-pil yang melakukan segalanya dari menceriakan, menenangkan, sampai membunuh.
Dimana banyak barang di etalase showroom dan tak ada stok dalam ruang persediaan.
Dimana teknologi dapat menyampaikan surat ini kepada Anda, dan zaman dimana Anda dapat memilih apakah Anda akan berbagi renungan ini, atau hanya dengan sekali klik mengabaikannya.

Ingatlah…
Luangkan lebih banyak waktu dengan orang yang Anda kasihi, karena mereka tidak akan ada selamanya.
Ucapkan kata yang baik kepada orang yang memandang Anda dengan ketakutan, karena si kecil tersebut akan segera tumbuh besar dan meninggalkan Anda.
Beri pelukan hangat kepada orang disisi Anda, karena itulah satu-satunya harta yang dapat Anda berikan dengan hati dan tidak membutuhkan biaya.
Katakan saya menyayangimu kepada pasangan Anda dan orang yang Anda kasihi, tetapi dengan penuh makna. Ciuman dan pelukan akan memperbaiki luka ketika dilakukan dari lubuk hati yang paling dalam.
Bergandengan tangan dan nikmati saat itu karena suatu hari orang tersebut tidak akan ada lagi.

Berikan waktu untuk mencintai, berikan waktu untuk berbicara!
Dan berikan waktu untuk berbagi pikiran-pikiran yang berharga di benak Anda.

DAN INGATLAH SELALU:
Hidup tidak diukur oleh jumlah nafas kita, tetapi oleh saat-saat yang menghabiskan nafas kita.
Read more "What a Life We Live..."
 

Taurus Jaka Arek MalangTaurus Site | Motivation Taurus Jaka | My Name Is Timotius Jaka